Boleh dan Tidak Boleh Saat Mendesain Kamar Mandi

Diposting pada

Agar kamar mandi aman dan nyaman digunakan, perhatikan ramburambunya saat mendesain. Kamar mandi merupakan ruang dengan karakter khusus, karena banyak bersentuhan dengan air. Lembap, licin, serta rentan kotor adalah beberapa kondisi khas kamar mandi yang harus disiasati saat mendesain. Belum lagi soal tuntutan privasi yang tinggi serta ukuran kamar mandi yang umumnya terbatas. Karena itu, ada hal-hal yang disarankan dan tidak disarankan saat mendesain kamar mandi. Tujuannya, tentu tercipta kamar mandi yang aman, juga nyaman.

Hal yang Boleh dilakukan

Memasang antiselip pada lantai dan bathtub.

Lapisan antiselip terbuat dari karet dengan permukaan kasar. Antiselip dapat mencegah bahaya terpeleset pada kamar mandi. Ini wajib terutama jika ada penghuni berusia lanjut di rumah Anda. Sebab, hampir 80% kecelakaan di kamar mandi yang terjadi pada lansia disebabkan karena terpeleset.

Memasang perangkat saniter baru.

Bukan saja menyamankan penggunanya, perangkat saniter berteknologi terbaru akan menghemat penggunaan air di kamar mandi. Sebab, hampir 30% penggunaan air rumah tangga dihabiskan untuk kamar mandi. Jika memungkinkan, pilih kloset yang memiliki 2 tombol penyiraman (untuk buang air kecil dan buang air besar) atau keran wastafel yang diaktifkan dengan sensor.

Mengganti bathtub dengan shower.

Menggunakan pancuran air mampu menghemat air hingga 50% dibandingkan menggunakan bathtub. Selain alasan penghematan air, bathtub memiliki risiko kecelakaan lebih tinggi, terutama saat pengguna melangkahkan kaki masuk dan keluar bak mandi.

Menggunakan kaca transparan sebagai pembatas area shower.

Untuk di kamar mandi berukuran terbatas, kaca transparan akan menghilangkan kesan tertutup dan menjadikan kamar mandi tampak lebih lega. Pastikan kaca yang digunakan adalah jenis tempered agar lebih aman.

Memilih ubin berukuran besar.

Ukuran kepingan ubin atau tile berukuran kecil akan menghasilkan garis-garis nat yang banyak. Ini seolah menambah motif pada dinding, yang akan membuat kesan sempit. Untuk kamar mandi mungil, lebih baik pilih tile berukuran besar.

Hal yang Tidak Boleh

Memasang lampu di atas cermin wastafel.

Sebuah lampu yang dipasang terlalu tinggi di atas cermin akan menghasilkan bayangan yang mengganggu pada wajah. Padahal, penerangan penting di area ini, sebab bercukur atau mengaplikasikan perawatan wajah dilakukan di sini. Agar wajah mendapat penerangan optimal, sebaiknya pasang lampu di kanan dan kiri cermin, sejajar ketinggian mata.

Memosisikan pintu terbuka langsung menghadap kloset.

Selain tidak sedap dipandang dari luar kamar mandi, posisi ini kurang menjaga privasi pengguna kloset, kalau-kalau ia lupa mengunci pintu kamar mandi. Sebaiknya, atur layout kamar mandi agar ketika pintu terbuka yang terlihat adalah wastafel.

Menambah penyimpanan di atas.

Untuk kamar mandi berukuran kecil, lemari yang diletakkan di atas ketinggian pinggang akan menyebabkan ruang terasa sempit, karena langsung terlihat mata. Alternatifnya, manfaatkan area bawah wastafel sebagai penyimpanan.

Menggunakan perangkat elektronik umum.

Karena kamar mandi lembap, bahkan sebagian basah, perangkat listrik yang dipasang di dalamnya pun harus yang sesuai standar untuk kamar mandi. Untuk lampu, pilih yang dilindungi kaca anti-embun, sedangkan untuk colokan listrik, lengkapi dengan penutup antiair.

Kurang lengkap apabila sebuah rumah dan kamar mandi yang sudah sangat modern tidak dilengkapi dengan sebuah genset. Genset Merk Perkins adalah genset terbaik untuk rumah tangga. Dengan adanya genset Perkins 30 Kva rumah akan sangat nyaman karena tidak perlu khawatir ketika listrik sedang padam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *